Pengembara

Oleh: Intan Patriani

akulah pengembara
dari samudera berbadai-badai
dari benua di mana maut
mengintai di tiap sudut

sering kapalku terbanting
malahan pecah berkeping-keping
tapi begitu kapalku jadi
amboi! ke laut aku kembali

terkadang hatiku jenuh
terasa di dada dahaga meronta minta berlabuh
begitu sauh kubuang dari kapal hendak kutambat
oho, gelombang datang mengajak: — hayo berangkat!

yah, akulah pengembara
dari hidup tak kenal lelah
tapi rinduku adalah pantai
tempat kasih bermekaran tak pernah luruh
tak pernah usai

~ oleh Anti Capitalism pada Februari 14, 2008.

 
%d blogger menyukai ini: