Harga Mencekik Leher 2008

KALABAHI, POS KUPANG – Para ibu rumah tangga (IRT) di Kota Kalabahi, Ibukota Kabupaten Alor mengeluhkan kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) sejak akhir 2007. Mereka meminta pemerintah segera mengendalikan harga yang mencekik leher.Nova, Merry, Wati, Endang dan Gress, yang ditemui Pos Kupang di Pasar Kadelang dan Pasar Lipa, Rabu (23/1), menuturkan, kenaikan harga sembako sangat memberatkan bagi mereka, apalagi kenaikan itu tidak diimbangi dengan kenaikan harga komoditi perkebunan dan hasil pertanian.

Nova mengaku harus irit dari penghasilan suaminya seorang swasta kecil dengan pendapatan pas-pasan.

“Beras Bulog saja harganya sudah naik. Satu karung berisi 20 kg harganya Rp 100.000. Begitu juga telur ayam sudah naik per butir antara Rp 1.250 sampai Rp 1.500. Ini betul-betul kenaikan yang  keterlaluan,” keluh Nova.

Keluhan yang sama disampaikan Merry. Menurut dia, kenaikan harga sembako bukan hanya beras, terigu, minyak goreng, dan telur ayam, tetapi berdampak pada kenaikan sayur-sayuran, cabai, bawang dan tempe.

Merry mengatakan, kenaikan itu sangat membebankan kehidupan ekonomi rumah tangganya.

“Kalau harga naik, pendapatan keluarga juga naik itu tidak masalah. Tapi pendapatan tetap harga naik, betul-betul mematikan kita. Belum lagi urus anak sekolah, bayar listrik dan air. Terkadang kami harus makan nasi kosong,” tandas Merry, yang suaminya PNS.

Endang dan Wati juga mengeluhkan hal yang sama. Keduanya mengatakan, kenaikan harga menjengkelkan, apalagi kenaikan  terjadi pada barang kebutuhan pokok.

“Ya, mau tidak mau kita harus beli meski harga mahal, karena kebutuhan pokok. Tetapi yang jelasnya harus melakukan penghematan besar-besaran,” kata keduanya.

Pantauan Pos Kupang, harga telur dari Rp 29.000/papan naik menjadi Rp 35.000/papan. Minyak bimoli spesial lima liter Rp 60.000, terigu dari Rp 4.500 hingga Rp 5.000/kg menjadi Rp 6.500 sampai Rp 7.000/kg. Tas kresek naik dari Rp 500 menjadi Rp 1.000. Tempe masih Rp 2.000/tiga bungkus, tapi ukurannya diperkecil.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Alor, Drs YO Bulling MSi, mengatakan, kenaikan hampir merata untuk semua barang.

~ oleh Anti Capitalism pada Januari 25, 2008.

 
%d blogger menyukai ini: