Menginstall Linux dari Jarak Jauh

Written by ari

Salah satu kemampuan Linux yang saya kagumi adalah ia bisa kita install dari jarak jauh. Maksudnya? Ya, kita bisa melakukan installasi dari lokasi yang berbeda, baik berbeda lantai, beda gedung, beda kota, bahkan beda negara kalau perlu. Feature ini sangat berguna untuk keperluan corporate dimana mungkin di tiap cabangnya belum tentu ada orang ITnya.
Bagaimana caranya?
Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman menginstall jarak jauh menggunakan distro OpenSuse 10.1 dan Fedora Core 5. Satu-satunya persyaratan yang diperlukan untuk hal ini adalah koneksi network. Penulis menggunakan koneksi wlan 64 kbps dari pusat dan cabang. Program remote control yang digunakan adalah TightVNC atau Krdc.

Langkah2nya sangatlah sederhana:
1. Siapkan CD distro yang diperlukan.
2. Kirim ke cabang yang kita inginkan.
3. Minta personel cabang untuk mengeboot komputer yang ingin kita install menggunakan CD tersebut.
4. Nah, ketika komputer mulai booting dan layar installer Linux telah muncul, kita ketikkan option ini:

Untuk Fedora, kita ketikkan:
linux vnc vncpassword=123456 (mesti minimal 6 karakter, kalo kurang ntar error).

Untuk OpenSuse, kita ketikkan:
vnc=1 vncpassword=123456

5. Tekan Enter, selanjutnya kernel akan di load. Setelah itu, kita akan ditanyakan bagaimana cara menyetel networknya, apakah memakai DHCP ataupun manual, pilih manual.
6. Masukkan IP address, subnet mask, gateway, dan DNS.
7. Selesai deh. Nanti kita bisa mengaksesnya menggunakan VNC ataupun browser (kalau OpenSuse).

You can connect to 192.168.1.99, display :1 now with vncviewer
Or use a Java capable browser on http://192.168.1.99:5801

Di vncviewer kita ketikkan: ipaddress:screenid, jadi misalnya: 192.168.1.99:1
Atau kalau mau lewat browser, kita ketikkan: http://192.168.1.99:5801

Demikianlah kiranya tulisan singkat ini. Tentunya banyak variasi yang bisa dilakukan lagi seperti installasi menggunakan FTP/HTTP dengan hanya CD boot, dll. Semoga bisa memberikan gambaran betapa powerfulnya Linux untuk keperluan di corporate sekalipun, dimana dengan tenaga IT yang terbatas tapi tetap dapat melayani kebutuhan banyak cabang dan user.

~ oleh Anti Capitalism pada Januari 23, 2008.

 
%d blogger menyukai ini: